Home > Vol 5, No 1 (2018) > Fahruddin Arfianto

PENGENDALIAN HAMA KUTU PUTIH (Bemisa tabaci) PADA BUAH SIRSAK DENGAN MENGGUNAKAN PESTISIDA NABATI EKTRAK SERAI (Cymbopogon nardus L.)

Fahruddin Arfianto

Abstrak

Pestisida merupakan senyawa kimia yang disusun untuk mengendalikan hama dan penyakit yang menyerang tanaman. Di Indonesia pestisida sering digunakan untuk mengendalikan hama dan penyakit yang menyerang tanaman tetapi pada saat ini pestisida banyak ditemukan residu khususnya di tanaman dan tanah sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan terutama pestisida kimia.   Pestisida nabati merupakan pestisida yang digunakan untuk pengendalian hamadan penyakit bagi tanaman yang terbuat dari bahan alami seperti  minyakatsiri yang dihasilkan oleh tanaman. Pestisida nabati memiliki beberapa keunggulan seperti mudah terurai oleh sinar matahari, tidak menyebabkan gangguan lingkungan.   Tujuan dari penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui cara pembuatan pestisida nabati2). Untuk mengetahui berapa dosis pestisida nabati yang digunakan . Metode yang digunakan adalah aplikasi langsung ketanaman yang  terserang hama. pada dua perlakuan dengan dosis berbeda membuktikan bahwa dengan dosis pencampuran 50 ml ekstrak serai dengan 500 ml air lebih efektif mengendalikan hama yang menyerang buah sirsak. Kesimpulan penelitian ini adalah Penggunaan Ekstrak serai 50 ml dengan campuran air sebanyak 500 ml lebih efektif mengendalikan hama kutu kebul yang menyerang buah sirsak.

Full Text

Full Text