Home > Vol 5, No 1 (2016) > Bambang Raharmadi

STABILISASI TANAH MANYAWANG UNTUK MENINGKATKAN DAYA DUKUNG (CBR) SEBAGAI

Bambang Raharmadi

Abstrak

                                                                                  ABSTRAK

Ruas jalan Lungkuh Layang – Buntok sepanjang 64,69 Km merupakan jalan Nasional Poros Tengah
yang menghubungkan Ibukota Provinsi Kalimantan Tengah dengan 4 (empat) Kabupaten di daerah aliran
sungai Barito yaitu Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara dan Murung Raya. Tidak tersedianya
sumberdaya material yang memenuhi syarat untuk pondasi perkerasan jalan menjadi masalah dalam
pembangunan ruas jalan ini. Sebagai alternatif, digunakan material lokal yang tersedia disekitar lokasi dusun Manyawang, dengan dilakukan perbaikan sifat-sifat fisik dan mekanik tanah. Metode perbaikan yang
digunakan adalah dengan bahan tambah (yaitu semen) agar memenuhi syarat sebagai lapis pondasi.
Keberhasilan usaha ini tergantung kepada prosedur, bahan, dan alat yang digunakan.

Prosedur yang dilakukan dalam pengujian ini adalah mencampur bahan tanah lokal dengan variasi kadar
semen 5%, 6%, 7%, 8%, dan 9% terhadap berat kering tanah berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI). Untuk mengetahui sifat fisik dan mekanik dilakukan uji terhadap tanah lokal dan campuran tanah-semen berupa pemadatan standar, dan CBR pemeram 3 hari dengan perendaman 4 hari.

Tujuan dari penyusunan makalah ini adalah untuk mengetahui kontribusi semen terhadap nilai CBR
untuk meningkatkan mutu tanah lokal agar dapat digunakan sebagai lapis pondasi perkerasan jalan.

Full Text

Full Text