Home > Vol 2, No 2 (2017) > Dina Ariyana, Ilham

PENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE SCRAMBLE DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII 9 SMP NEGERI 6 PALANGKA RAYA

Dina Ariyana, Ilham

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Aktivitas belajar peserta didik kelas VIII 9 SMPN 6 Palangka Raya pada saat pembelajaran IPS menggunakan model pembelajaran tipe Scramble dengan pendekatan kontekstual; (2) Ada atau tidak peningkatan hasil belajar IPS pada peserta didik kelas VIII 9 SMPN 6 Palangka Raya menggunakan model pembelajaran tipe Scramble dengan pendekatan kontekstual. Metode dalam penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian pada kelas VIII 9 SMPN 6 Palangka Raya sebanyak 27 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Analisis data menggunakan dekriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini yaitu: (1) Aktivitas belajar peserta didik kelas VIII 9SMPN 6 Palangka Raya pada saat pembelajaran IPS menggunakan model pembelajaran tipe Scramble dengan pendekatan kontekstual dikatakan baik atau mencapai indikator keberhasilan yaitu sangat tercapat. Hal itu dapat dilihat dari skor aktivitas belajar peserta didik pada siklus I secara individual yang mendapat nilai lebih dari 3,0 yaitu 18 peserta didik dan yang mendapat nilai kurang dari 3,0 yaitu 9 peserta didik dengan skor rata-rata 72,18. Sedangkan pada siklus II secara individual yang mendapat nilai lebih dari 3,0 yaitu 24 peserta didik dan yang mendapat nilai sama setara 3,0 yaitu 3 peserta didik dengan skor rata rata 90,33; (2) Hasil belajar peserta didik kelas VIII 9 SMPN 6 Palangka Raya pada pembelajaran IPS menggunakan model pembelajaran tipe Scramble dengan pendekatan kontekstual dikatakan meningkat atau mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari data hasil belajar peserta didik pada saat tes awal (pre-test) mendapat nilai rata-rata 59,44 dengan ketuntasan secara klasikal 25,92% (sangat kurang tercapai). Pada tes akhir (post-test) siklus I mendapat nilai rata-rata 72,03 dengan ketuntasan secara klasikal 59,25% (cukup tercapai). Dan pada tes akhir (post-test) siklus II mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 85,56 serta ketuntasan secara klasikal 92,59% (sangat tercapai)

Full Text

Full Text