Home > Vol 2, No 1 (2017) > Nanang Hanafi, Fahruni dan Siti Maimunah

SOSIALISASI PEMANFAATAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU (HHBK) SEBAGAI SALAH SATU BENTUK PENGELOLAAN KHDTK KOTA PALANGKA RAYA

Nanang Hanafi, Fahruni dan Siti Maimunah

Abstrak

Sosialisasi pemanfaatan hasil hutan bukan kayu (HHBK) sebagai salah satu bentuk pengelolaan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Kota Palangka Raya ini dilaksanakan dan dipusatkan di Balai Pertemuan Kelurahan Mungku Baru Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya. Sosialisasi dilaksanakan menggunakan pendanaan Tahun Anggaran 2015, Sosialisasi dilaksanakan menggunakan metode ceramah dan pelatihan. Pelatihan diberikan dengan metode pedagogi yang meliputi metode ceramah, demonstrasi dan diskusi. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah terciptanya kesadaran dan partisipasi masyarakat di sekitar KHDTK untuk menjaga dan memanfaatkan hasil hutan secara lestari; pemberdayaan dan partisipasi masyarakat di sekitar hutan yang bertujuan untuk mencapai pengelolaan sumber daya hutan yang lestari dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa hutan. Masyarakat sasaran pada kegiatan sosialisasi ini adalah masyakat di Kelurahan Mungku Baru Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya dengan kegiatan perekonomian mereka sebagian besar masih bergantung pada keberadaan hutan dan ladang di sekitar hutan. HHBK yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat seperti kulit gamor, madu, getah damar, dan obat-obatan tradisional. Populasi pilau/damar (Agathis borneensis) sangat besar di hutan pendidikan UM Palangkaraya, yaitu tersebar secara alami di lahan seluas sekitar 2.500 Ha.  Kopal damar dapat dipanen tanpa merusak dan menebang pohon, sehingga kelestarian hutan dapat terjaga. UM Palangka Raya sebagai salah satu pengelola hutan pendidikan berkomitmen membantu kesejahteraan masyarakat desa sekitar hutan. Sistem kerja sama yang ditawarkan adalah jual beli kopal damar.  
Kata kunci : hasil hutan bukan kayu, Hutan Pendidikan UM Palangkaraya

Full Text

Full Text