Home > Vol 3, No 1 (2018) > Nurul Hidayati, Pienyani Rosawanti, Fahruddin Arfianto, Nanang Hanafi

PEMANFAATAN LAHAN SEMPIT UNTUK BUDIDAYA SAYURAN DENGAN SISTEM VERTIKULTUR

Nurul Hidayati, Pienyani Rosawanti, Fahruddin Arfianto, Nanang Hanafi

Abstrak

Abstract             Yard around the house has potential to supplied food for a family. The yard around as the most direct way of providing daily food and a source of income for the purchase of other foods. The yard around can provide enough nutritious food and income for the sale of yard around produce. To the scale of the families needed, yard around the house can be used to growth the fresh vegetables. However, the narrow yard is one of problem to grow vegetables. The problem be bigger in the big cities. Verticulture is a system of agricultural cultivation where the planting area arranged vertically or terraced to allow the efficiency of limited land. A limited land can be produce same as a normal land when the verticulture is used. Verticulture taken from English term (vertical and culture) are cultivating agriculture system that placed vertically or tiered. One solution for the community can develop farm for provide food of families with verticulture system.  Vertikultur is a method of cultivation that the principle is efficiency use of land. Besides cheap and easy to be done, gardening vegetables by verticulture system also have several benefits and advantages. The benefit obtained is able to provide the family needed on vegetables and also make the atmosphere around the house to be more fresh. Aesthetically, vertically landscaped gardens serve as  as a backdrop that presents beautiful scenery in various colors. This program was conducted at Perum PU Bukit Tunggal, Jekan Raya, Palangkaraya.  Methods of this program by socialization with training and pamphlets and vegetables cultivation workshop verticulture and housewife as participant. The purpose this program can supply households with nearly all the  foods they need, reducing the cost of vegetable spending for their family. Given the price of vegetables in the city of Palangka Raya quite expensive. The result of this program  that are housewife and their family can  improving capability and skill on verticulture technology mastery like preparation of planting media, planting and plant treatment, pest and disease control, harvesting and post-harvesting treatment. Keywords: Narrow land, cultivation of vegetables, verticulture  

Abstrak
Lahan perkarangan memiliki potensi dalam penyediaan bahan pangan bagi keluarga, sehingga pengeluaran rumah tangga untuk membeli bahan pangan dapat dikurangi dan meningkatkan pendapatan rumah tangga jika produksi bahan pangan berlimpah terutama sayur-sayuran yang higienis dan sehat bagi keluarga. Vertikultur merupakan  teknik budidaya tanaman secara vertikal sehingga penanaman dilakukan secara bertingkat. Teknik budidaya ini tidak memerlukan lahan yang luas, bahkan dapat dilakukan pada rumah yang tidak memiliki halaman sekalipun. Teknik vertikultur ini memungkinkan untuk berkebun dengan memanfaatkan tempat secara efisien.  Salah satu solusi untuk masyarakat dapat mengembangkan pertanian untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan menanan tanaman secata vertikultur. Secara estetika, taman vertikultur berguna sebagai latar belakang yang menyuguhkan pemandangan yang indah dengan berbagai warna. Tujuan kegiatan pengabdian  masyarakat adalah agar masyarakat dapat memanfaatan lahan pekarangan yang sempit sebagai penghasil sayur-sayuran yang sehat untuk keluarga dengan budidaya tanaman teknik vertikultur. Kegiatan dilaksanakan di Perum PU Kelurahan Bukit Tunggal Kecamatan Jekan Raya, Palangkaraya. Metode kegiatan ini dengan  cara sosialisasi dengan pelatihan dan pamplet serta workshop budidaya tanaman sayuran secara vertikultur dengan peserta ibu-ibu rumah tangga. Tujuan akhir masyarakat  dapat memenuhi kebutuhan  sayur-sayuran  untuk kebutuhan rumah tangganya, sehingga mengurangi biaya belanja sayur mayur untuk keluarga. Mengingat harga sayur mayur di kota Palangka Raya tergolong mahal. Hasil kegiatan ini bagi masyarakat yaitu ibu-ibu rumah tangga dan anggota keluarganya dapat menguasai teknik budidaya tanaman sayur secara vertikultur, yang meliputi, persiapan media tanam, persemaian,penanaman, pemeliharaan  hama dan penyakit serta panen serta pasca panen. Kata Kunci :  Lahan sempit, budidaya sayuran, vertikultur 

Full Text

Full Text